01446 2200205 4500001002100000005001500021008004100036035002000077082000800097084001400105100001500119245003300134250000600167260003800173300001200211520098300223650001001206990001201216990001201228INLIS00000000000132020240520112004240520 1 ind  a0010-0524000555 a813 a813 AVE p aHar, Aveus1 aPangeran Langit /cAveus Har a1 aYogyakarta :bSheila/ Andi,c2010 a172 hlm aPangeran Langit Apakah engkau percaya bahwa sebelum kita lahir telah dituliskan oleh Tuhan siapa jodoh kita kelak? Aku tak percaya. Karena aku percaya Tuhan menciptakan manusia bukan sebentuk boneka.Langit, wanita berusia hampir 30 tahun, yang mempertanyakan tentang jodoh dan takdir. Masa lalu telah memicunya untuk terbang menggapai mimpi sekaligus meninggalkan ketakutan menjalin cinta.Namun sekarang, setelah dua adiknya menikah, setelah teman-temannya menikah, setelah sebegitu banyaknya pertanyaan menyudutkan tentang status kelajangannya, ia mengakui bawha ada sisi hati yang menginginkan dan mencari cinta.Langit tak ingin menikah hanya sebagai status. Dia ingin laki-laki yang seperti dalam impiannya: yang mencintainya dan dia cintai, tampan, dan mapan. Nyatanya, hal itu seperti mimpi kosong. Apakah dia tercipta bukan dari tulang rusuk laki-laki manapun? Ataukah Tuhan alpa memberi jodoh untuknya? Atau mungkin harapannya terlalu tinggi dan saatnya menurunkan harga? 4aFiksi a0741482 a0741483