01349 2200205 4500001002100000005001500021008004100036035002000077082000800097084001400105100002100119245004400140250000600184260003800190300001200228520086900240650001001109990001201119990001201131INLIS00000000000088120240604091454240604 1 ind  a0010-0524000116 a813 a813 YUD e aHerwibowo, Yudhi1 aEkspedisi Bukit Kaja /cYudhi Herwibowo a1 aYogyakarta :bSheila/ Andi,c2007 a122 hlm aAin meringis menahan sakit. Ia ingat sekarang, seseorang telah mendorongnya! Detik berikutnya ia tertegun. Tak jauh darinya duduk, seseorang muncul dari balik semak-semak. Seorang berkulit hitam, berambut keriting lebat, yang hanya menutupi tubuhnya dengan celana dari kulit! Ain tercekat. Orang itu mulai berjalan pelan kearahnya, perlahan-lahan. Ia menggeser kakinya tanpa melepas tatapannya pada Ain. Ditangannya sebuah tombak mulai diacungkan tinggi-tinggi, siap dilemparkan setiap saat. Jantung Ain mulai berdegup kencang. Ekor matanya kembali melihat seorang muncul lagi dari balik semak itu. Lalu seorang lagi muncul...seorang lagi...seorang lagi.. hingga 10 orang lebih berada di hadapannya! Ain menelan ludah. Ia tak tahu harus berbuat apa! Tubuhnya masih menyisahkan rasa sakit. Ia hanya membiarkan tubuh-tubuh itu semakin mendekat dan terus mendekat.... 4aFiksi a0741362 a0741363